Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit

Setelah pembekuan sementara PMK Nomor 30 Tahun 2019, regulasi terkait Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit kini diterbitkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020.

Anda dapat mengunduh berkas melalui situs Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan, atau melalui sematan berikut: Lanjutkan membaca “Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit”

Pelaksanaan Teknis Surveilans Gizi

Ada banyak kebijakan dan kegiatan dalam peningkatan gizi masyarakat yang harus kita kejar keberhasilan, atau juga ada banyak tujuan pembenahan status gizi masyarakat yang ingin kita capai – pemberantasan stunting misalnya. Namun untuk bisa melakukan semua itu, salah satu pilar yang harus bisa tegak dengan baik adalah surveilans gizi. Seluruh pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan perbaikan gizi berpatokan pada hasil surveilans gizi.

Tapi bagaimana melakukan surveilans gizi? Sudahkah tenaga kesehatan terkait mampu melakukannya dengan baik?

Misalnya, apa saja indikator masalah gizi di masyarakat? Bagaimana kita bisa melihat bahwa indikator kinerja program gizi kita telah baik? Lalu bagiamana surveilans gizi yang sesuai standar, baik itu di Posyandu, Puskesmas, maupun Rumah Sakit? Lanjutkan membaca “Pelaksanaan Teknis Surveilans Gizi”

Panduan Perilaku Interaksi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kesehatan

Pernahkah kita bertanya-tanya, bagaimana seharusnya perilaku seorang aparatur sipil negara memberikan pelayanan kepada ‘klien’ mereka di lingkungan kerja – terutama para aparatur yang berada di bawah jajaran Kementerian Kesehatan? Untuk hal ini sebuah panduan perilaku diterbitkan.

Panduan perilaku interaksi Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian Kesehatan merupakan acuan bagi setiap Pegawai ASN pada Satuan Kerja yang menyelenggarakan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Kesehatan dalam berinteraksi dengan masyarakat penerima layanan untuk memastikan pelayanan yang prima.

Panduan ini akan berlaku di: Rumah Sakit, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), politeknik kesehatan (Poltekkes), Unit Pelayanan Terpadu di kantor pusat, Balai Besar dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP/BTKLPP), Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM), Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM), Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK), Balai/Loka Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK/LPFK), Unit Pelayanan Kesehatan (UPK), Balai Besar/Balai/Loka Penelitian dan Pengembangan, Balai Besar/Balai Pelatihan Kesehatan, Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM), dan Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM).

Ilustrasi Pelayanan Pelanggan. Sumber: cvdior.co.id.

Lanjutkan membaca “Panduan Perilaku Interaksi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kesehatan”

Ketika Trik Konfidensi Mengetuk Pintu

Dunia internet memiliki jebakan mereka sendiri, salah satunya adalah trik konfidensi, menyasar pada mereka yang membutuhkan namun tidak terlalu memerlukan, sebuah perangkap yang disiapkan si penjebak sesuai dengan situasi latar korban. Dan kadang, jika tidak teliti, jebakan bisa memakan korban, tidak hanya pribadi, namun juga bisa jadi instansi atau badan usaha.

Tadi pagi saya kembali menerima jebakan macam ini, dan bagi saya mungkin sesuatu yang lucu – “memangnya gue bakal kejebak gitu?“, tapi mungkin akan menjadi pelajaran yang bermakna bagi orang lain. Biasanya belajar membuat kita bisa membedakan mana yang merupakan trik konfidensi atau dalam bahasa kerennya scam, dan tindak penipuan dengan trik ini atau scamming, serta pelakunya atau scammer. Lanjutkan membaca “Ketika Trik Konfidensi Mengetuk Pintu”

Haruskah ada Sanksi pada Perilaku yang Menimbulkan Kejadian Nyaris Cedera?

Kejadian nyaris cedera sering kali menjadi laporan yang agaknya diabaikan di kegiatan perumahansakitan. Misalnya: Ups, saya keliru menyerahkan obat pada pasien, untungnya saya segera ingat dan menukarnya kembali sebelum pasien meninggalkan rumah sakit. Hal ini mungkin terlihat sepele, namun dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien, kita harus mengkaji kenapa ini bisa terjadi.

Hukum Murphy selalu berjalan, hal yang berpotensi menjadi sentinel, akan menjadi sentinel suatu saat ini. Anggap saja kasus yang cukup berat, bayi tertukar saat diserahkan pada keluarganya – ini jika segera diketahui saat itu juga mungkin tidak akan menjadi masalah, tapi jika tidak segera diketahui, ini adalah kejadian sentinel! Lanjutkan membaca “Haruskah ada Sanksi pada Perilaku yang Menimbulkan Kejadian Nyaris Cedera?”

Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit

Setelah perbincangan berkepanjangan dan rasa was-was, akhirnya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit telah diundangan pada 26 September yang lalu.

Hadirnya peraturan menteri ini juga meniadakan sejumlah peraturan sebelumnya, di antaranya adalah:

  • Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 659/Menkes/Per/VIII/2009 tentang Rumah Sakit Indonesia Kelas Dunia;
  • Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 340/Menkes/Per/III/2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit;
  • Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1221); dan
  • Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 887), sepanjang mengatur persyaratan dan perizinan rumah sakit, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Ilustrasi. Sumber: healthlinkdimensions.com.

Lanjutkan membaca “Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit”

Mereka adalah Manusia, Sebelum Pasien

Ketika seseorang datang ke sebuah rumah sakit, klinik, puskesmas, atau praktik dokter, apakah yang terlihat? Apakah kita melihat klien? Apakah kita melihat pasien? Ataukah kita melihat profit?

Pertanyaan ini menjadi dasar untuk meletakkan kemanusiaan agar tetap tidak hilang begitu saja dalam hiruk pikuk dunia pelayanan kesehatan, termasuk pada era di mana asuransi kesehatan sangat dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.

Working in a health care environment, it’s easy to forget that patients are not just patients but people who have become ill. When we are short of time, tired or just careless, we may fail to care for patients’ dignity. This is a poster that uses humor and simple cartoons to convey powerful messages to anyone who deals with patients, from porters to doctors. Everyone needs to be involved to make the experience more humane. 

Lanjutkan membaca “Mereka adalah Manusia, Sebelum Pasien”

Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

Setiap rumah sakit selayaknya memiliki kebijakan mengenai kesehatan di lingkungan rumah sakit itu sendiri. Lingkungan sehat di sini terkait dengan pelayanan yang dilakukan oleh rumah sakit itu sendiri, meliputi sejumlah aspek seperti fisik, kimia, biologi, radioakivitas maupun sosial. Lingkungan rumah sakit yang sehat kemudian diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada segenap sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pengunjung, dan masyarakat di sekitar rumah sakit. Tentu saja tidak lupa menjadikan rumah sakit sebagai sebuah kawasan yang ramah lingkungan.

Ilustrasi ruangan di sebuah rumah sakit. Sumber: ihp.viha.ca

Oleh karena itu, setiap rumah sakit menetapkan standar baku mutu kesehatan lingkungan rumah sakit, dan persyaratan kesehatan serta upaya dalam pencapaiannya. Standar tersebut sekurang-kurangnya mencakup pada aspek air, udara, tanah, pangan, saranan & bangunan, serta vektor penyakit yang mungkin berpotensi menyebarkan wabah penyakit di areal rumah sakit dan sekitarnya.

Lanjutkan membaca “Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit”

Pertolongan Pertama dan Penanganan Gigitan Ular Berbisa

Sejak pindah ke rumah baru, tidak jarang bertemu dengan ular baik yang berbisa maupun yang tidak berbisa di sekitar rumah. Bahkan kadang kucing kami juga gemar bermain dengan ular yang tak sengaja lewat di gang depan rumah.

Kasus gigitan ular merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan yang umum ditemui tenaga kesehatan, umumnya jika daerah kerjanya merupakan daerah dengan populasi ular yang tinggi. Pertolongan yang cepat dan tepat dapat membantu menyelamatkan nyawa korban gigitan ular, terutama jika ular itu berbisa.

Jadi mari temani saya sejenak belajar tentang ular berbisa dan bagaimana penanganan gigitan ular berbisa. Jika tergigit ular besar tidak berbisa, seperti ular sanca, bahaya justru datang dari perdarahan jumlah besar yang berpotensi menimbulkan syok hipovolemik.

Lanjutkan membaca “Pertolongan Pertama dan Penanganan Gigitan Ular Berbisa”

Pedoman Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit

Rumah sakit mirip seperti sekolah atau perguruan tinggi, walau mungkin saat ini belum banyak pasien yang memilih rumah sakit seperti memilih sekolah. Biasanya calon pelajar akan membidik sekolah sesuai dengan kompetensi sekolah, tujuan sekolah (cita-cita) dan kualitas cetakan/lulusan sekolah tersebut. Rumah sakit juga demikian, bagaimana kompetensi rumah sakit? Layanan apa yang disediakan? Dan bagaimana mutu layanan rumah sakit tersebut? Ini adalah pertanyaan yang ada di masyarakat cerdas yang memilih layanan kesehatan di rumah sakit.

Lanjutkan membaca “Pedoman Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit”