Pemikiran Awal Membangun Pembelajaran Berbasis Web

Saat ini sejumlah lembaga pendidikan sudah merambah dunia pendidikan berbasis web (web-based learning) yang disebut juga pembelajaran digital (e-learning). Dua hari belakangan ini saya sedang memikiran menciptakan konsep bagaimana membangun sebuah pembelajaran berbasis web (Internet). Lalu dari mana saya memulai? Sederhana, saya memulai dari titik nol.

Jujur saja, saya tidak memiliki pendidikan formal menyusun sebuah kerangka pendidikan berbasis web – yang bermakna sebuah potensi melakukan transformasi parsial yang bisa berfungsi sebagai substitusi sistem pendidikan klasik saat ini. Saya mulai bertanya kanan dan kiri, pada teman-teman yang memang sudah pernah menyentuh sistem seperti ini, membaca tesis tentang pengembangan sistem seperti ini, hingga mencoba sejumlah CMS open source yang dapat membantu. Continue reading →

Iklan

Tanja Bahasa Indonesia Diluncurkan

Dari celoteh @andisugandi & @ivanlanin saya menemukan situs Tanja Bahasa Indonesia yang unik yang dibuat oleh Mas Ivan Lanin. Saya sendiri pada awalnya bertanya-tanya, apa “tanja” itu, oh rupanya kependekan dari “tanya jawab” yang dicoba dipadankan dengan istilah FAQ dalam bahasa Inggris.

Di sini kita bisa bertanya seputar masalah bahasa Indonesia yang mungkin sering bingung bagaimana penulisannya pun pelafalannya. Namun tentu saja sebelum bertanya, cari dulu di situs itu apakah sudah ada pertanyaan serupa, sehingga tidak muncul pertanyaan yang ganda. Siapa tahu pertanyaan itu juga sudah terjawab. Dan demikian pula sebaliknya, Anda dapat membantu menjawab pertanyaan di sini. Continue reading →

Berselancar Bijak dengan Avast WebRep

Selama ini saya makin gregetan dengan banyaknya website yang mengotori mesin pencari seperti Google (yang paling baik terhadap situs seperti itu). Misalnya sebuah situs yang pasca dikunjungi hanya berisi link/taut yang entah tujuan ke mana, plus dengan segudang iklan di mana-mana di halaman tersebut, dan parahnya lagi, malah muncul di halaman pertama Google. Ada banyak solusi agar tidak terjebak masuk ke halaman seperti itu, yang paling mumpuni adalah pengalaman (jam terbang) menggunakan Internet. Tapi tentunya tidak semua orang bisa begitu kan, ada baiknya jika kita bisa saling membantu.

Dalam hal ini solusi lainnya adalah avast! WebRep yang merupakan salah satu fitur avast! antivirus dalam membangun komunitasnya untuk mengenali situs-situs berbahaya, sampah dan hanya berisi penipuan atau konten-konten tidak senonoh.

Continue reading →

Membuat Website Personal – Sebuah Pengalaman

Capture_MyWeb

Ini adalah sebuah kisah yang cukup melelahkan namun menarik untuk diceritakan kembali. Bagaimana tidak, kurasa ini adalah salah satu pengalaman dalam dua puluh empat jam non-stop, mulai dari pertimbangan dan sebagai macam jenisnya.

Selama ini saya belum pernah membangun website sendiri, satu-satunya dulu adalah yang terletak di geocities (this link may be broken now), namun Yahoo Inc., telah menutup geocities dengan beberapa pertimbangan per Juli tahun ini. Pengumuman resminya sudah diberikan pada masing-masing pemegang akun geocities. Ah…, padahal berkas-ku lumayan banyak di sana, cuma malas juga sih mengunduhnya kembali. Artinya saya sama sekali tidak memiliki website saat ini.

Sebenarnya sih hanya untuk keperluan formalitas, sekalian untuk belajar. Saya sendiri tidak yakin bisa membuatnya dengan baik, karena tidak memiliki pengalaman sama sekali. Namun setidaknya saya tahu beberapa langkah yang diperlukan.

Pertama setidaknya saya berpikir harus mencoba secara offline dahulu, ada beberapa cara seperti menggunakan perangkat CMS semisal Joomla atau WordPress, beberapa software tambahan seperti IIS7, MySQL, PHP, dan phpMyAdmin. Silakan baca tulisan saya sebelumnya mengenai Instalasi Apache, SQL, PHP & Joomla di Vista. Sedangkan untuk desain dasar saya kali ini menggunakan template bebas yang bisa di dapat dari Free CSS Templates tentunya dengan modifikasi dan sentuhan personal selanjutnya. Perangkat lain pun diperlukan, menggunakan Notepad++ menjadi tak terhindarkan sama sekali, karena saya termasuk orang yang buta script editing. Serta beberapa software untuk mengedit foto atau gambar yang akan ditempatkan di website, Gimp atau Ink mungkin akan sangat berguna, namun beberapa freeware ada yang sangat ringan.

Desain awal selesai dengan pengeditan manual manual, saya sendiri tidak sempat menggunakan CMS editor.

Kemudian saatnya mendapatkan sebuah domain dan tempat hosting. Aku mengirimkan email pada beberapa penyedia jasa dalam bidang ini. Kemudian saya memilih mereka yang memberikan respon paling cepat dan paling detail dari email yang saya kirimkan. Saya memilih membeli domain dan hosting melalui RumahWeb, salah satu penyedia jasa di Yogyakarta. Alasannya klasik ya? Seperti orang yang sedang berburu lamaran kerja saja.

Saya sempat tersesat di beberapa wilayah desa wisata di Utara, melalui Jln. Tentara Pelajar (bahkan saya tidak ingat kalau jalan ini merupakan kelanjutan Jln. Monjali – Monumen Jogja Kembali, ke arah Utara). Ternyata mencapai kantor RumahWeb agak pelik juga, kuharap lain kali mereka akan menempatkan peta di situsnya.

Setelah semua keperluan transaksi usia, selanjutnya adalah menunggu hingga space siap digunakan.

Pertama kali saya mencoba menggunakan cPanel, kemudian melakukan instalasi wordpress melalui cPanel menggunakan Fantastico De Luxe. Semuanya berjalan lancar pada tahap awal. Karena saya juga memiliki sebuah blog di wordpress (baca: lhagima). Kemudian masukkan theme yang sudah saya edit sebelumnya ke dalamnya. Tiba-tiba muncul tulisan “theme is broken”… eh!, yang bener saja. Terpaksan deh kemudian, sembari duduk di DOJO, saya terpaksa menduplikasi beberapa halaman index.html awal untuk dijadikan halaman-halaman berikut, menambahkan isi halaman lain secara manual, setelahnya melakukan upload menggunakan FTP Client (FileZilla). Baca panduannya di sini.

Setelah itu selesai-lah pembuatan legawa.com yang melelahkan, namun inilah yang bisa saya kerjakan. Mereka mengatakan mimpi memiliki sebuah sayap-sayap yang indah, dan langkah serta upaya kitalah yang akan membantunya terbang ke langit yang ia impikan. He he…

Walau masih banyak yang belum saya tambahkan, seperti rencana saya memasukkan dan menyatukan account wordpress di sana, mungkin karena masih ada jatah satu subdomain lagi. Buku tamu yang belum ada, dan masih banyak lagi. Yah, kurasa itu tidak bisa dirampungkan dengan segera. Menunggu beberapa waktu lebih lama mungkin akan memberikan kesempatan selanjutnya. Yang baru selesai pun setelah diperiksa dengan Markup Validation (W3C) masih banyak terjadi galat (buta script sih), mungkin nanti harus minta bimbingan ke Bli Dani lagi.

Ingin melihat bagaimana website saya, silakan kunjungi Legawa.Com ^_^

Tag Technorati: {grup-tag}Personal Website,Web Design,Hosting,Domain.

KTP Dunia Maya

Dalam keseharian kita, kita bisa saja ikut berbagai aktivitas seperti klub, karang taruna atau lain sebagainya. Tentu saja setiap aktivitas ini bisa memiliki kartu identitasnya masing-masing, namun setiap warga tentu memiliki kartu pengenal yang di negara kita disebut KTP.

Bagaimana dengan internet yang kini merupakan dunia maya yang sungguh luar biasa luas. Kamu mungkin sudah bergabung dengan berbagai jaringan sosial seperti facebook, friendster, netlog, zorpia, dan lain sebagainya, menulis blog di berbagai tempat, yah…, itu seperti mengikuti kegiatan sehari-hari. Namun apa kamu sudah punya identitas resmi di dunia maya?

Semisal saja, saat kamu membaca tulisan ini di blog ini. Kemudian kamu merasa tertarik, dan memberikan komentar di bagian akhirnya. Kamu memasukkan nama-mu, emailmu mungkin juga dengan alamat URL-mu, kemudian kamu publikasikan komentar…, ups…, ternyata nama-mu terlihat, namun tidak ada pengenal seperti foto-mu misalnya. Ah…, apakah kamu seorang penyelundup di dunia maya? Ha ha…, tentu saja tidak. Kebanyakan halaman web memiliki kemampuan untuk mengenali pengunjung-nya dari identitas elektronik yang mereka miliki.

Marilah kita membuat sebuah kartu identitas sederhana untuk dunia maya, sebenarnya banyak sekali yang bisa digunakan. Namun kali ini aku akan mengajak menggunakan OpenID dan Gravatar.

Capture_Gravatar

Pertama-tama, mungkin sudah banyak yang mengenal istilah avatar dalam dunia maya. Avatar merupakan sebuah ikon, gambar atau logo yang memberikan pencitraan bahwa itu adalah identitas si empunya. Atau secara singkatnya, avatar merupakan pas foto yang bisa digunakan di sebuah KTP dunia maya. Banyak fasilitas yang menggunakan avatar, salah satu contoh yang paling lama adalah avatar pada Yahoo Messenger.

Aku memilih membuat avatar dengan layanan Gravatar karena ini yang paling sederhena. Gravatar merupakan kependekan dari Global Recognized Avatar. Untuk membuat avatar, kamu perlu sebuah foto-mu, coba sediakan yang mudah dikenali walau dalam ukuran kecil, misal foto wajah saja (bebas ekspresi sih), atau sebuah logo yang kamu buat khusus untuk mengidentifikasikan dirimu, dan cobalah buat foto/gambar tersebut berukuran tidak lebih dari 500 kb, ini akan mempermudah proses upload (kamu ga perlu kan pas foto ukuran 12 R). Kamu boleh siapkan lebih dari satu foto.

Kemudian masuklah ke situs Gravatar di http://en.gravatar.com/, pada halaman awal pilihlah sign up untuk avatar baru. Dan tidak perlu khawatir karena ini adalah layanan cuma-cuma. Capture_SignUpGravatar

Klik tombol sign up now, dan ikuti prosedur yang diberikan. Kamu di sini perlu memasukkan email utama-mu, boleh email dari layanan mana pun. Namun secara pribadi aku menyarankan menggunakan Gmail (GoogleMail), jika kamu menggunakan layanan email cuma-cuma. Nantinya kamu juga bisa menambahkan beberapa email-mu yang lain. Kemudian jangan lupa juga untuk mengupload gambar pribadimu, sesuai dengan prosedur yang diberikan.

Kemudian gambar-mu akan diminta untuk dinilai (ratting), apakah mengandung unsur-unsur yang bersifat dewasa, kekerasan atau ketidaksopanan. Nilai yang paling banyak bisa diterima umum adalah ratting G atau general. Jadi pas fotomu sebaiknya foto yang santun.

Setelahnya, juga cek inbox (kotak masuk) emailmu, di sana akan disediakan link untuk memverifikasi alamat emailmu (bahwa itu adalah alamat email asli milikmu).

Gravatar memiliki banyak keuntungan, ia bisa menampilkan foto profilmu di banyak halaman web, terutama blog yang mengizinkan penggunaan Gravatar. WordPress sendiri secara default memberikan layanan gravatar pada penggunanya. Walau blogger.com belum memiliki default ini, namun beberapa jasa pihak ketiga dapat memberikannya seperti JS-Kit yang saya gunakan di blog ini.

Kemudian kita akan membuat sebuah identias publik yang memudahkan kita mengenali dan dikenali oleh banyak orang secara global. Saya menganjurkan menggunakan OpenID. Sebuah identitas terbuka yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang untuk mengakses ke berbagai halaman web. Artinya, kamu tidak harus selalu punya akun di sebuah situs untuk beranjang sana. Misal kamu melihat sebuah artikel menarik di blog yang berdomain di blogspot.com atau pun di wordpress.com, namun kamu tidak memiliki akun di blogspot atau pun di wordpress. Masa kamu harus mendaftar dulu untuk meninggalkan komentar. Nah, itu tidak perlu lagi jika kita punya OpenID. (Baca lebih lengkap di Apa itu OpenID).

Di mana saja kita bisa mendapatkan OpenID? Di where to get OpenID kamu melihat di mana saja kamu bisa mendapatkan OpenID. Hampir semua akun seperti google, yahoo, aol, wordpress dapat dijadikan openID (dan mereka memang OpenID). Namun jika kamu memang ingin membuat satu (misal karena kamu hanya punya facebook saja), maka ada sebuah situs yang saya sarankan.

Capture_OpenID

MyOpenID adalah sebuah situs pertama yang menyediakan jasa layanan penciptaan OpenID di dunia maya. Dan hingga kini dapat digunakan di berbagai halaman web. Klik gambar OpenID tersebut untuk masuk dan mendaftar di myopenid.com, dan selanjutnya kamu akan mendapatkan username yang bisa kamu gunakan sebagai halaman OpenID. Jika ada tempat yang meminta OpenID-mu, maka cukup mengetik http://username.myopenid.com (sesuai dengan username-mu) sebagai tanda pengenalmu di dunia maya. Lihat-lah contoh openid milik saya di http://haridiva.myopenid.com.

Tag Technorati: {grup-tag}OpenID,Avatar,Gravatar,Blog,Social Network