Menulis Dari Draf Hingga Terbit

Sebagai calon penulis abadi (ndak pernah jadi penulis beneran), saya selalu berpikir, jika suatu saat nanti saya akan memilih menjadi penulis, penerbit seperti apa yang akan saya pilih untuk menerbitkan tulisan saya? Lalu royalti seperti apa yang mungkin bisa saya harapkan? Apakah saya memerlukan para pembaca beta – dan apa juga itu pembaca beta?

Dunia penerbitan selalu berubah, apalagi mereka yang hendak menerbitkan naskah dalam bahasa Inggris.

Salah satu buku yang menarik untuk mengulas ini diterbitkan oleh ProWrittingAid, sebuah peranti lunak proofreading yang menjadi rekan saya dalam menulis naskah berbahasa Inggris. Buku ini berjudul, “How to Go from First Draft to Published Author“, yang mengulas mulai dari menata manuskrip hingga memilih penerbit untuk melepas karya Anda kepada dunia.

Free eBook

Untuk mendapatkan buku elektronik ini secara cuma-cuma, dapat diakses melalui tautan rujukan/afiliasi di URL: https://prowritingaid.com/en/Landing/Ebook5?afid=5534.

Selamat membaca dan selamat menerbitkan karya masing-masing!

Iklan

Teknologi Menulis yang Enak di Ponsel

Ketika ada banyak pilihan teknologi untuk menulis bagi para penulis. Saya masih tetap klasik pada Ms Word. Dulu saya gemar menggunakan Libre Writer, namun beberapa membuatnya tidak lama bertahan dengan perubahan tuntutan dan teknologi. Khususnya tuntutan bekerja yang selalu bergerak.

Ponsel saat ini merupakan sarana menulis praktis, tapi bagi penulis klasik semacam saya, menulis di perangkat komputer adalah hal yang tidak terlepaskan. Sehingga saya akan mencari perangkat lunak yang bisa membantu saya melakukan sinkronisasi. Pertimbangan kedua adalah setelah sinkronisasi, saya harus bisa melakukan penyuntingan dan proofreading dengan lebih mudah. Pertimbangan ketiga adalah jika bisa saya tidak perlu mengetik sendiri. Continue reading →

Uji Coba Grammarly

Sebelum saya sudah menuliskan mengenai uji coba Pro Writing Aid, dan saya cukup menyukai versi uji coba yang disediakan. Bagi penulis karya fiksi berbahasa Inggris, atau ingin menerjemahkan novel atau sejenisnya ke bahasa Inggris, aplikasi tersebut sangat bersahabat dan banyak digunakan oleh penulis untuk memeriksa ‘grammar’, ‘style’, ‘ overused words’, ‘readability’, ‘cliches’, ‘diction’, dan sebagainya.

Kali ini saya melakukan uji coba untuk rival-nya, yaitu Grammarly.  Aplikasi ini berbasis web/cloud yang juga memiliki pengaya Microsoft Word. Dan Grammarly dibandingkan dengan Pro Writing Aid, lebih banyak penggemarnya, tapi juga lebih tinggi harga lisensinya.

Capture Continue reading →

Uji Coba ProWritting Aid

Menulis dalam bahasa Inggris memerlukan apa yang disebut sebagai proofreading, dan ada banyak jasa untuk itu. Sayangnya, jasa tersebut sering kali tidak affordable (tidak terjangkau dalam hitungan kita). Maka penulis mungkin akan mengandalkan Word Processor seperti Microsoft Office Word dan LibreOffice Writer dengan fungsi peninjauan ejaan (grammar) untuk melihat jika ada kesalahan. Lalu apakah ini cukup?

Singkat katanya tidak!

Saya pada awalnya percaya, ah masa cuma ngetik begitu saja perlu bantuan. Ternyata nyatanya memang demikian. Dulu ketika saya menguji coba pemikiran ini, ternyata keliru sekali, banyak tulisan yang ternyata benar-benar keliru secara lucu. Jika saya menghitung maka rerata adalah dua puluh lima setiap seribu kata, atau sekitar tiga dari setiap seratus kata yang saya tulis adalah keliru. Ini kesalahan yang fatal, itu baru tentang kata, belum lagi jika menilik tentang keterbacaan dan menghindari bingungnya pembaca.

Untitled

Tampilan Panduan Koreksi ProWriting Aid di salah satu

Continue reading →

Windows Defender, antara YA dan TIDAK

Salah aktivitas paling menarik pengguna Windows baru (tentu saja Windows 10) adalah segera memasang produk antivirus (selain game favorit bagi beberapa orang). Mulai dari menggunakan antivirus pihak ketiga yang gratis, hingga membeli lisensi yang berbayar, apalagi sekarang lisensi mudah didapatkan dari toko daring. Kecuali mereka yang menggunakan komputer hanya sekadar menerima jadi dan langsung pakai, golongan ini tidak terlalu peduli apakah antivirus ada atau berjalan di komputer yang mereka gunakan.

Perilaku mengutamakan memasang antivirus tambahan bisa jadi menunjukkan bahwa pengguna teknologi juga memiliki kesadaran terhadap keamanan menggunakan komputer.

Continue reading →

Membakar Cakram Padat pada Windows 10

Sekitar satu dasawarsa yang lalu atau lebih, setiap kali seseorang hendak membakar (burning) CD/DVD dari Windows 98 atau XP yang populer ketika itu, maka pilihan yang juga populer ada Nero Burning ROM. Namun saat ini, teknologi pada Windows 10 tidak lagi mengharuskan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Tapi tetap saja ada orang-orang yang tidak akan pernah terbiasa untuk membakar cakram padat tanpa aplikasi pihak ketiga, karena merasa ada sesuatu yang kurang. Continue reading →

Mencoba Mendeley

Menulis itu kadang tidak mudah, apalagi guna menghindari tindak plagiat. Rujukan ke referensi yang digunakan layak dituju secara akurat. Jika tulisannya hanya asal cuap-cuap mungkin tidak masalah, namun tidak demikian halnya dengan tulisan-tulisan yang digunakan sebagai tulisan atau kajian ilmiah.

Saya baru diberitahu oleh istri bahwa terdapat perangkat lunak dan layanan yang bisa digunakan untuk keperluan ini. Layanan tersebut bernama Mendeley. Setelah saya telusuri, rupanya almamater saya dulu – Gadjah Mada, juga mengulas penggunaan Mendeley. Dan saya pun berminat untuk mencobanya.

Continue reading →