Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE

GIMP adalah salah satu peranti lunak penyunting gambar lengkap yang bisa digunakan pada Linux, Windows dan Mac OS. Jika Anda menggunakan GIMP pada Ubuntu, di paket “synaptic” atau “Ubuntu Software Center, Anda akan menemukan kumpulan pengaya untuk GIMP yang disebut sebagai GIMP Plugin Registry yang memuat sejumlah pengaya tambahan bagi GIMP sehingga memudahkan menyunting sebuah foto – seperti membuat efek foto seperti Instagram yang saya tulis beberapa waktu lalu.

Sayangnya paket ini tidak terdapat pada openSUSE, karena bukan merupakan paket yang disediakan oleh upstream. Pun demikian, Anda tetap bisa memasang pengaya ini dengan mudah pada GIMP di openSUSE. Dan berikut adalah sedikit tips yang bisa saya bagikan untuk itu. Continue reading →

Iklan

Foto Vintage ala Instagram dengan GIMP

Belakangan ini sedang ngetren membuat foto efek vintage menggunakan instagram, apalagi karena aplikasi ini sekarang bisa digunakan bisa digunakan pada perangkat Android setelah hanya eksklusif digunakan pada perangkat iOS. Saya sudah menghibahkan ponsel Android saya, jadi tidak ada yang digunakan untuk mencoba instagram, hei…, tapi bukan berarti saya tidak bisa menciptakan efek vintage bukan?

Saya tidak tahu pastinya, namun vintage bermakna sesuatu yang berasal dari era yang lalu, semisalnya vintage clothing, dan demikian juga dengan vintage photography. Jadi bisa dikatakan karya fotografi dari masa sebelumnya, misalnya abad yang lalu. Vintage photography bisa memberikan kesan menarik dan sentuhan emosi, sehingga banyak diminati, apalagi harga asli sebuah mahakarya vintage photography bisa sangat mahal. Continue reading →

Merombak Bhyllabus di Awal Tahun

Sebenarnya saya agak malas jika mengubah kembali tampilan blog, tapi kemarin ada sedikit masalah dengan integrasi pengaya jejaring sosial dan saya mesti membongkar dan menambal beberapa markah yang ada di pelbagai bagian di blog ini, terutama di bagian kepala dan artikel tunggal.

Dan karena malas merombak tema Scherzo yang dulu saya gunakan, maka sekalian saja saya menggantinya dengan tema Picolight. Sebenarnya sama saja, hanya saya mencari tema blog yang langsung bisa ditampilkan dengan baik pada semua jenis peramban, termasuk pada tablet dan ponsel cerdas.

Continue reading →

Memasang Shutter pada openSUSE 11.4

Shutter adalah salah satu aplikasi pengambil pelbagai pratampil layar (screenshot) yang cukup menarik yang saya temukan saat menggunakan Ubuntu, saya sempat mengulasnya pada tulisan Shutter untuk Ubuntu. Namun tentu saja Shutter juga bisa dipasang pada openSUSE dengan mudah, hanya saja karena secara native belum terintegrasi penuh layaknya Ubuntu, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Jika Anda menggunakan Tumbleweed sebagai repositori utama pada openSUSE 11.4, maka semua masalah anda bisa dianggap tidak ada. Anda bisa memilih menggunakan Tumbleweed, untuk ini silakan melihat caranya melalui “How to Upgrade openSUSE 11.4 to Tumbleweed” oleh Swerdna.

Continue reading →