Webnovel: the Daily Life of the Immortal King

Ketika saya sedang mencari bacaan peredam stres, mata saya tersandung pada salah satu judul webnovel xanxia modern ini. Pada akhirnya, saya menemukan saya bisa tertawa setelah lama tidak mengalaminya – mungkin terakhir dari sebuah novel karya Er Gen.

Webnovel “the Daily Life of the Immortal King” bukanlah sebuah novel laga, di mana biasanya karya-karya xanxia menampilkan perang, perebutan kekuasaan, dan lain sebagainya. Karya ini merupakan drama komedi kehidupan sehari-hari, dari seorang anak sekolahan yang tidak sengaja memiliki kekuatan yang bisa menghancurkan dunia, tapi cukup khawatir menggunakannya karena bisa memotong uang saku untuk membeli jajanan jika dia tidak sengaja menghancurkan sesuatu.

Capture Continue reading →

Iklan

Ulasan “Otherwordly Evil Monarch”

Salah satu karya penulis dengan nama pena Fengling Tianxia adalah 异世邪君 atau dalam Qidian Internasional diberi judul “Otherwordly Evil Monarch”, dan menjadi salah satu karyanya yang cukup populer di bawah “Trancending the Nine Heavens“.  Setelah membaca secara kilat ketiga belas buku/volume yang sudah lama terbit, ada beberapa kesan saya mengenai webnovel yang satu ini.

Sampul resmi edisi Qidian Internasional

Continue reading →

Novel Sovereign of the Three Realms

Salah satu karya menarik dari Lí tiān (Bajak Langit) adalah Sānjiè dú zūn (Penguasa Tiga Loka) atau dalam terjemahan bebas bahasa Inggris yang populer di kalangan penggemar sering disebut dengan judul Sovereign of the Three Realms (SOTR). Novel SOTR menurut saya adalah salah satu xanxia yang paling renyah untuk dibaca sehari-hari.

SOTR berkisah tentang tokoh utama Jiang Chen, putra dari Kaisar Langit – Maharaja Kahyangan. Tanpa sengaja bereinkarnasi ke dalam raga seorang putra bangsawan yang tidak disukai banyak orang. Dari sini dia memulai perjalanan hidupnya yang keras untuk menghadapi semua rintangan dan tantangan.

Tidak ada orang, pendekar, tabib yang bisa mengatakan diri mereka jenius di hadapan Jiang Chen, oleh karena tidak ada yang lebih memahami isi serta misteri langit dibandingkan putra kaisar langit. Slogannya, “Jenius? Siapa yang mendampingiku akan kutinggikan, dan mereka yang menghalangiku akan menemukan tempat di neraka.”

Novel berseri sebanyak 24 buku ini cukup memikat saya. Dan ketika saya merencanakannya hanya untuk mengisi waktu luang, ternyata justru cukup asyik dibaca dalam beberapa bulan terakhir.

Continue reading →

Novel SkyFire Avenue

Pada era di mana peradaban manusia telah mulai menjamah bintang-bintang di semesta membawa warisan-warisan lama, di sini kisah SkyFire Avenue dimulai. Sebuah planet kecil di Aliansi Timur bernama Planet Skyfire, di dalamnya adalah Kota Skyfire, dan tempat yang paling terkenal ada Skyfire Avenue, jalan sepanjang 2048 meter.

Terdapat 168 toko di sepanjang jalan ini, dan tiap-tiap pemilik toko ini adalah para ahli yang sangat tangguh.

Jalan ini tidak boleh dilalui oleh kendaraan atau robot apapun, apalagi mecha. Bahkan polisi yang berpatroli harus berjalan kaki. Ini karenakan, jalan ini hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, jalur bagi para bangsawan, tersembunyi dari dunia yang bergemerlap dengan teknologi.

Lan Jue, yang merupakan prajurit bayaran terhebat, dengan julukan ‘Zeus’, telah mengasingkan diri di Skyfire Avenue setelah kematian istrinya. Nama tokonya adalah ‘Toko Permata Zeus’, dan di Skyfire Avenue ini dia diberi gelar, ‘Tuan Permata’.

Continue reading →

Wu Dong Qian Kun

Beberapa hari ini saya menyelesaikan satu lagi membaca rentetan sebuah novel pendek, Wu Dong Qian Kun (Earth-Shattering Martial Arts) yang merupakan bagian dari – bisa dikatakan – triologi, dengan awalannya adalah novel “Battle Through the Heavens” dan dilanjutkan dengan “The Great Rules”.

Sebenarnya tidak bisa dibilang pendek, karena novel ini terdiri dari lebih dari seribu tiga ratus bab. Dan cukup melelahkan membacanya.

Continue reading →

Bertengkar Karena Hal Sederhana

Kita selalu bertengkar karena hal-hal sederhana, karena kita manusia – yang tentu saja menemukan masalah di sepanjang perjalanan hidup kita.

Tidak jarang kita menemukan diri kita bertengkar atau beradu dengan orang-orang terdekat karena hal-hal sederhana, seperti selisih paham, tidak ingin berbagi hal yang sama, atau menginginkan dua hal yang berbeda yang tidak memiliki titik temu.

 

Continue reading →