Solo: A Star Wars Story

Ketika Goerge Lucas pertama kali membuat dunia terkagum melalui Star Wars di tahun 1977, masih banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab dan menjadikan film-fim Star Wars selanjutnya sebagai serangkaian karya budaya pop yang memiliki jutaan penggemar. Salah satu pertanyaan itu bisa jadi, dari mana Han Solo berasal? Apa sejarah pesawat Millenium Falcon?

Dua pertanyaan tesebut terjawab pada film yang dirilis tahun ini, dan berkat Google Play Film saya bisa menikmatinya di rumah.

Continue reading →

Iklan

Film Animasi Kimi No Na Wa

Jika ada karya yang selalu memikat hati dan menyentak emosi, maka karya Makoto Shinkai adalah yang akan saya tunggu-tunggu. Setelah berlalu dalam sejumlah kesibukan, film animasi/anime Kimi No Na Wa (Your Name) akhirnya saya tuntaskan juga dengan ditemani sejumlah kudapan resmi nonton film animasi.

Film sebelumnya “The Garden of Words” mungkin sudah tidak asing bagi penggemar karya Makoto Shinkai dan juga kenangan oleh film animasi pendek berseri “She and Her Cats“. Dan kini, film animasi dengan nilai 9.x/10 hadir kembali dengan mengambil judul “Your Name”.

Continue reading →

Nongkrongin Wonder Woman

Di balik pro kontra Gal Gadot di media sosial, akhirnya saya bisa menonton langsung Wonder Woman di layar lebar. Film ini menghadirkan kisah awal Diana sejak dia besar di Themyscira, dan akhirnya meninggalkan pulau tersembunyi tersebut karena ingin menyelamatkan dunia.

Ini adalah klise klasik, di mana hampir setiap tokoh ‘superhero‘ berawal dari keinginannya untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Themyscira dan peradabannya dibuat sederhana, sehingga tidak terlalu menonjol dalam cerita, tampil seakan-akan hanya diperlukan. Namun adegan perang di pantai antara senjata kuno dan modern sungguh memukau.

Continue reading →

Novel SkyFire Avenue

Pada era di mana peradaban manusia telah mulai menjamah bintang-bintang di semesta membawa warisan-warisan lama, di sini kisah SkyFire Avenue dimulai. Sebuah planet kecil di Aliansi Timur bernama Planet Skyfire, di dalamnya adalah Kota Skyfire, dan tempat yang paling terkenal ada Skyfire Avenue, jalan sepanjang 2048 meter.

Terdapat 168 toko di sepanjang jalan ini, dan tiap-tiap pemilik toko ini adalah para ahli yang sangat tangguh.

Jalan ini tidak boleh dilalui oleh kendaraan atau robot apapun, apalagi mecha. Bahkan polisi yang berpatroli harus berjalan kaki. Ini karenakan, jalan ini hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, jalur bagi para bangsawan, tersembunyi dari dunia yang bergemerlap dengan teknologi.

Lan Jue, yang merupakan prajurit bayaran terhebat, dengan julukan ‘Zeus’, telah mengasingkan diri di Skyfire Avenue setelah kematian istrinya. Nama tokonya adalah ‘Toko Permata Zeus’, dan di Skyfire Avenue ini dia diberi gelar, ‘Tuan Permata’.

Continue reading →

She and Her Cat

Mengapa karya Makoto Shinkai selalu menjadi magnet yang menarik? Entahlah, namun dari yang pernah saya saksikan, dia selalu membuat karya-karya yang sangat menyentuh. Kali ini saya menemukan lagi, karyanya yang berjudul ‘She and Her Cat’ yang video animasi aslinya dirilis tahun ’99 kembali diadaptasi ke dalam karya baru.

Continue reading →

Wu Dong Qian Kun

Beberapa hari ini saya menyelesaikan satu lagi membaca rentetan sebuah novel pendek, Wu Dong Qian Kun (Earth-Shattering Martial Arts) yang merupakan bagian dari – bisa dikatakan – triologi, dengan awalannya adalah novel “Battle Through the Heavens” dan dilanjutkan dengan “The Great Rules”.

Sebenarnya tidak bisa dibilang pendek, karena novel ini terdiri dari lebih dari seribu tiga ratus bab. Dan cukup melelahkan membacanya.

Continue reading →

Case Closed: the Dimensional Sniper

Film ke-18 Detective Conan mengambil judul “the Dimensional Sniper“, tentang pembunuhan yang dilakukan secara beruntun oleh penembak jitu di tengah keramaian kota, sehingga membuat seluruh kota menjadi panik. Sepertinya film ini adalah perayaan ke-20 tahun keberadaan Detective Conan, dan ceritanya masih belum mau berakhir. Continue reading →