Kerja dan Spotify

Dulu saya paling ogah kalau menikmati multimedia secara melalui streaming daring. Jika pun ada, hanya sedikit sekali pilihan saya. Tapi belakangan ini, Spotify sering muter-muter dengan beberapa lagu-lagu lawas favaorit saya. Ketika saya tidak mengambil posisi sebagai klinisi, saya duduk di meja dan menghadapi banyak kerja dengan alunan musik dari Spotify. Musik dalam latar belakang, …

Lanjutkan membaca Kerja dan Spotify

Iklan

Otomatis Pakai Microsoft Office 2019

Beberapa hari ini, saya melihat sesuatu yang baru pada Microsoft Office yang saya gunakan. Terutama dari segi menu dan tampilan, saya hanya mengira sebelumnya bahwa ini adalah pembaruan minor, namun ternyata saya keliru, sistem saya telah otomatis ditingkatkan bukan hanya sekadar diperbarui dari standar Microsoft office 2016 menjadi Microsoft Office 2019. Mungkin ini keuntungan menggunakan …

Lanjutkan membaca Otomatis Pakai Microsoft Office 2019

Migrasi dari Dropbox ke OneDrive

Saya menggunakan Dropbox sejak tahun 2012, atau sejak tahun enam tahun yang lalu. Dropbox membantu saya mencadangkan banyak berkas penting, termasuk berbagi berkas dengan kolega dan keluarga. Seiring dengan perjalanan perjalanan waktu, saya mencoba sejumlah pencadangan awan, termasuk Spider Oak yang pada awalnya populer di openSUSE. Banyaknya pilihan kadang justru membuat pusing, semuanya memiliki kelebihan …

Lanjutkan membaca Migrasi dari Dropbox ke OneDrive

Windows Defender, antara YA dan TIDAK

Salah aktivitas paling menarik pengguna Windows baru (tentu saja Windows 10) adalah segera memasang produk antivirus (selain game favorit bagi beberapa orang). Mulai dari menggunakan antivirus pihak ketiga yang gratis, hingga membeli lisensi yang berbayar, apalagi sekarang lisensi mudah didapatkan dari toko daring. Kecuali mereka yang menggunakan komputer hanya sekadar menerima jadi dan langsung pakai, …

Lanjutkan membaca Windows Defender, antara YA dan TIDAK

Menetap dengan Office 365

Setelah lebih dari setahun bermigrasi dari LibreOffice 1 ke Office 365 2 , ada beberapa hal yang bisa saya sampaikan. Pertama-tama, LibreOffice masih tetap saya rekomendasikan bagi mereka yang tidak memerlukan fitur lengkap Microsoft Office, atau kemudahan yang ditawarkan oleh Office 365. Bagaimana pun juga, LibreOffice memiliki portabilitas yang tinggi, baik di komputer yang berjalan …

Lanjutkan membaca Menetap dengan Office 365