Aplikasi Catatan Ringan – Simplenote

Saya harus mengakui, di luar sana ada banyak aplikasi untuk membuat catatan atau ‘note taking’. Tergantung dari kebutuhan kita. Saya sendiri masih lebih suka tipe yang adidaya seperti “OneNote” milik Microsoft. Tapi kadang tidak membuat kita bekerja dengan cepat. Aplikasi yang lebih sederhana kadang jauh membantu kita lebih bisa menyimpan catatan dengan cepat, sebelum memindahkannya ke catatan yang lebih terstruktur.

Simplenote adalah aplikasi open source yang bisa digunakan untuk fungsi ini, dan kabar baiknya aplikasi ini bisa digunakan di banyak sistem operasi (cross-platform).

Lanjutkan membaca “Aplikasi Catatan Ringan – Simplenote”

Haruskah Beralih ke Microsoft Office 2016

Jika Anda pengguna sistem operasi Microsoft Windows atau Mac OS X, tentu aplikasi perkantoran Microsoft Office merupakan bagian dari keseharian yang sering tidak terpisahkan. Kecuali saya yang walau memiliki laptop dengan Windows 10, namun tidak berisi perangkat lunak Microsoft Office di dalamnya. Rilis terbaru Microsoft Office 2016 memang sudah lama dilempar ke pasar, namun apakah perlu beralih?

Lanjutkan membaca “Haruskah Beralih ke Microsoft Office 2016”

Windows 10 untuk Komputer Lawas

Bisakah Windows 10 dipasang pada komputer/laptop/notebook lawas? Jawabannya ternyata bisa. Karena saya sendiri baru meningkatkan (upgrade) dari Windows 7 ke Windows 8 ke Windows 8.1 dan terakhir ke Windows 10 pada Laptop Acer TravelMate 6293 lawas saya yang dibeli sekitar September 2008 (berusia kira-kira 7 tahun lebih dikit). Seluruh proses memerlukan waktu sekitar 8 jam, dimulai dari pukul 07.00 berakhir pada pukul 15.00. Untungnya saya bisa tinggal bekerja dan seluruh proses berjalan lancar. Lanjutkan membaca “Windows 10 untuk Komputer Lawas”

Setelah sekian lama berkutat dengan Windows 8 dan 8.1, akhirnya Windows 9 dirilis sebagai Windows 10. Entah apa yang ada di dalam pikiran orang-orang Microsoft. Tapi kalau saya bisa lihat, mungkin ini adalah lompatan besar dari Windows 8 (bayangkan, melompat dua seri sekaligus).

Salah satu fitur yang cukup menarik minat saya pada Windows edisi teranyar ini adalah perpaduan yang cukup elegan antara penggunaan Windows di tablet dan sebagai laptop. Sehingga jarak antara dua gawai yang populer tersebut semakin tipis, saya mengatakan continuum ini akan cukup bermanfaat bagi mereka yang senang menggunakan dua jenis gawai ini. Lanjutkan membaca “Continuum ala Windows 10”

Continuum ala Windows 10

Classic Shell – Sebuah Start Menu untuk Windows 8

Pengguna Windows 8 dan Windows 8.1 yang sedang mencari alternatif start menu bagi komputernya tentu akan berminat menggunakan aplikasi tambahan seperti Classic Shell yang satu ini. Dengan Classic Shell, pengguna bisa memilih jenis start menu yang diinginkan, mulai dari Windows 98 yang klasik, Windows XP, hingga Windows 7 yang terakhir membawa start menu secara default.

Sebenarnya tidak ada masalah dengan start screen yang dibawa oleh Windows 8/8.1; hanya saja karena banyak yang tidak terbiasa, maka produktivitas dan kebergunaannya menjadi menurun. Misalnya laptop baru yang tidak memiliki layar sentuh akan dipersenjatai oleh setelah touchpad khusus untuk menangani Windows 8; tapi laptop lawas tidak akan memiliki fitur ini, demikian juga pemilik PC, sehingga kadang harus menambah touchpad khusus yang bernilai ratusan ribu rupiah untuk mendapatkan efek kebergunaan pada Windows versi terbaru ini. Lanjutkan membaca “Classic Shell – Sebuah Start Menu untuk Windows 8”

Menonaktifkan Windows Search pada Windows 8.1

Windows Search adalah salah satu program pengindeks yang asalinya berjalan secara otomatis pada latar belakang sistem operasi Windows. Fitur ini telah ada sejak era Windows XP, dan masih dibawa hingga kini pada Windows 8.1. Pasca saya memperbarui Windows 8 Pro ke Windows 8.1 Pro di laptop Acer TravelMate 6293, laptop langsung terasa panas (overheat) dan suara kipas terdengar kencang.

Dan pasca dilacak, rupanya ini disebabkan oleh Windows Search yang berjalan menghabiskan rata-rata di atas 80% siklus CPU. Bagi yang memiliki komputer dengan prosesor 8 inti yang masing-masing clock speed-nya mencapai 3,4 GHz mungkin tidak masalah, apalagi jika dilengkapi dengan mega memori ratusan gigabit. Namun bagi laptop lawas saya, ini adalah masalah. Lanjutkan membaca “Menonaktifkan Windows Search pada Windows 8.1”

Upgrade ke Windows 8.1 yang Gratis dan Kacau

Beberapa hari yang lalu, pemilik Windows 8 mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan (update) ke versi Windows 8.1 secara cuma-cuma (tanpa perlu membeli lisensi baru). Saya sudah lama menunggu pembaruan ini, karena terus terang, Windows 8 saya rasakan bekerja lebih baik dan stabil dibandingkan Windows 7. Di sinilah saya berharap bahwa peningkatan ke versi 8.1 akan memberikan hasil yang lebih baik. Pembaruan ke Windows 8.1 akan muncul di Windows Market (Bursa) secara otomatis saat tersedia. Saya memiliki Windows 8 Pro pada notebook lawas Acer TravelMate 6293 yang masih berjalan dengan baik. Sementara saya juga melakukan pembaruan ke Ubuntu 13.10, maka memang pembaruan Windows mendapatkan prioritas yang belakangan karena bukan sistem operasi utama. Lanjutkan membaca “Upgrade ke Windows 8.1 yang Gratis dan Kacau”

Pokki – Alternatif Start Menu untuk Windows 8

Sejak menggunakan Windows 8, saya sebenarnya tidak kesulitan dengan start menu atau menu mulai yang ditawarkan. Hanya saja rasanya kurang mendukung unsur usabilitas/kebergunaan bagi sayang yang menggunakan laptop lawas (baca: tanpa layar sentuh). Sehingga saya merindukan adanya sentuhan start menu klasik; Windows mungkin ingin meniru konsep Gnome Shell, Android atau iOS dengan sebuah layar mulai yang menampilkan banyak menu/item, sayangnya konsep lantai yang dibawa menu mulai pada Windows 8 tidak akan menarik digunakan di komputer pribadi.

Saya lebih suka (atau mungkin terbiasa) dengan start menu pada Windows 7 dan sebelumnya, bahkan Linux pun yang menggunakan antarmuka serupa terasa cukup nyaman digunakan. Saya kemudian menemukan Pokki, sebuah aplikasi start menu  untuk Windows 8 (peluncur menu) yang bisa menjadi sebuah alternatif yang sangat sayang jika dilewatkan.Pokki adalah sebuah aplikasi pengganti start menu yang memiliki sejumlah nilai tambah yang akan menggiurkan. Bagi saya, Pokki bisa mengubah sebuah komputer menjadi selayaknya ponsel cerdas (smartphone), karena Pokki disertai dengan sejumlah aplikasi yang berbasis Chrome. Lanjutkan membaca “Pokki – Alternatif Start Menu untuk Windows 8”

Bing Desktop Hadir Melalui Windows Update

Sudah lebih dari sebulan saya mendengar tentang keberadaan Bing Desktop, namun belum berniat menggunakannya hingga kemarin saat saya tumben mengakses Windows 7, di daftar Windows Update ada pilihan untuk memasang Bing Desktop – yah, saya coba saja pasangkan.

Bagi yang belum tahu, Bing Desktop adalah sebuah aplikasi ringan yang menempatkan mesin pencari Bing pada Desktop Windows 7, termasuk menjadikan fotografi harian Bing menjadi kertas dinding (wallpaper) pada Desktop komputer – sehingga saya bisa menikmati gambar kertas dinding indah yang berbeda setiap harinya. Wah, ini bahaya juga, bisa-bisa saya kembali menjadi pengguna Windows yang baik. Lanjutkan membaca “Bing Desktop Hadir Melalui Windows Update”

Gratis Windows 8 dan Windows Server 8 Public Preview

Microsoft sudah melakukan rilis Windows 8 dan Windows Server 8 untuk Public Preview dan dapat diunduh (download) dan digunakan secara gratis. Anda yang penasaran dengan Windows 8 kini dapat mencobanya tanpa perlu khawatir mengenai legalitasnya, karena Microsoft menyediakan juga license key untuk Windows 8 secara gratis.

Meskipun gratis, versi ini bisa digunakan cukup lama, hampir setahun, karena license key-nya berlaku hingga 15 Januari 2013. Jika Anda punya komputer dengan spesifikasi bagus dan masih menggunakan Windows XP, saya rasa berani menggantinya karena Windows XP juga akan berakhir pada waktu yang tidak jauh berbeda. Lanjutkan membaca “Gratis Windows 8 dan Windows Server 8 Public Preview”