Dreams, When You Were Travelling

Apa yang kita inginkan ketika kita bepergian atau berwisata? Tempat yang indah, kenangan yang manis, dan kisah-kisah yang menggugah?

Sebagai orang yang senang bepergian, walau jarang terwujud. Saya memiliki kesan tersendiri bagaimana bepergian yang menyenangkan. Bepergian itu seperti mimpi, ada keinginan yang hendak diwujudkan, walau mungkin sedikit berlebihan. Lanjutkan membaca “Dreams, When You Were Travelling”

Melepas Penat di Hutan Pinus Mangunan

Akhir pekan yang lalu, kami melakukan ekowisata ke Hutan Pinus Mangunan, yang berlokasi di Desa Munthuk, Mangunan, Dlingo, Bantul. Memang belakangan ini Bantul terasa penat, sejak berakhirnya peralihan dari musim penghujan, matahari semakin mengganas di langit Utara, oleh karena itu tempat sejuk untuk menghilangkan penat tentu saja adalah daerah perbukitan yang kaya dengan kanopi alaminya. Hutan Pinus Mangunan menjadi target yang tidak terelakkan untuk dipinang. Lanjutkan membaca “Melepas Penat di Hutan Pinus Mangunan”

Liburan ke Pantai Pendaratan Penyu Sukamade

The landing turtle beach – Sukamade, merupakan salah satu yang akan menjadi berlian dari three diamonds yang dimiliki Provinsi Jawa Timur di samping Bromo dan Plengkung. Sukamade menjadi sebuah ekowisata yang menarik, karena di dunia tidak banyak pantai pendaratan penyu yang memiliki spesies penyu yang cukup banyak, baik yang asli maupun “tamu”.

Masih dalam bagian Taman Nasional Meru Betiri, maka untuk mencapai Sukamade dari sewaktu saya masih di Banyuwangi tetap melewati jalur yang juga mengantarkan kami ke Pantai Teluk Hijau (Green Bay). Saya kira tidak sempat mengunjungi pantai Sukamade ini, tapi berkat dr, Laili dan famili, saya bersama dr. Dina & dr. Irma bisa menikmati liburan di sini. Lanjutkan membaca “Liburan ke Pantai Pendaratan Penyu Sukamade”

Teluk Hijau – Perjalanan Terakhir

Waktu saya bertugas di Banyuwangi, Jawa Timur sudah usai. Kunjungan terakhir kami sebagai tujuan wisata adalah Teluk Hijau, salah satu pantai yang terpencil di sisi Selatan wilayah Banyuwangi, terletak di sebelah Barat Pantai Rajegwesi yang berada di Baratnya Pantai Pulau Merah. Teluk Hijau bisa dikatakan sebagai surga yang tersembunyi, mungkin secara harfiah memang demikian.

Dari Kota Genteng, kami menuju Kota Jajag di Gambiran, lalu kemudian menuju Pasanggaran di Selatan. Ke arah Barat dari Pasanggaran di sepanjang Jalan Sukamade. Arah Pantai Pulau Merah juga terletak pada jalur utama yang sama, demikian juga Wisata Sukamade yang terkenal dengan pelepasan tukiknya, yang sepertinya tidak akan sempat saya kunjungi. Lanjutkan membaca “Teluk Hijau – Perjalanan Terakhir”

Wisata Alam Air Terjun Lider

Banyuwangi saya rasa memiliki banyak potensi alam yang baik untuk dijadikan objek wisata, hanya saja belum tergarap secara baik. Salah satunya adalah air terjun Lider terletak di sisi Timur lereng Gunung Rawung. Tempat ini saya kunjungi pada hari libur minggu yang lalu bersama beberapa rekan lainnya. Perjalan menuju ke Lider memang tidak mudah bagi kebanyakan orang, karena hutan alam yang masih mengelilinginya, meskipun dibatasi oleh lokasi perkebunan yang luas. Tidak heran bahkan di hari Libur pun tidak banyak yang berkunjung.

Perjalanan saya dari Kecamatan Genteng, melewati Kecamatan Sempu ke Kecamatan Songgon di Desa Sragi, mungkin masuk sejenis “pedukuhan” Lider (sesuai nama petak perkebunan). Dan akses jalannya sama sekali tidak bersahabat, sepeda motor saya yang berusia 12 tahun memang tidak terlalu kesulitan, kebetulan karena saya tidak berboncengan, tapi bagi mereka yang berboncengan apalagi menggunakan kendaraan tipe matic, sebaiknya pikir-pikir kembali. Lanjutkan membaca “Wisata Alam Air Terjun Lider”

Pulau Merah dan Kunjungan Singkat ke Pelabuhan Ikan Muncar

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan tawaran dari kolega apakah mau ikut menemani tim medis mereka yang bertugas Pulau Merah pada akhir pekan ini dalam acara festival lomba selancar internasional. Ya, tentu saja saya langsung mengiyakan, beberapa minggu ini saya mungkin agak jenuh, dan perlu sentuhan alam untuk mengembalikan semua kejenuhan itu menjadi secangkir kesegaran. Tidak ada salahnya pikir saya, paling tidak menghemat biaya masuk yang cukup mahal, paling tidak ada supir pribadi meskipun di dalam ambulan, paling tidak ada sarapan dan makan siang gratis, dan pantai yang terkenal bagus yang saya sendiri belum tahu lokasinya. Pikiran anak kost itu sederhana, kalau ada kesempatan langsung saja disikat. Lanjutkan membaca “Pulau Merah dan Kunjungan Singkat ke Pelabuhan Ikan Muncar”

Mengunjungi XT Square

Ada sebuah pusat wisata budaya, kuliner dan belanja baru di Yogyakarta (mungkin tidak terlalu baru), yang dibuka pada pertengehan bulan Desember ini; XT Square (belum memiliki situs web resmi, tapi dapat ditemukan di foursquare). Malam ini di antara hujan rintik, saya sempat mengunjunginya setelah menikmati jagung bakar di salah satu sudut Kota Yogyakarta.

Awalnya ragu menuju tempat ini meski sering dilewati, namun setelah meramban di dunia maya, ternyata jam bukanya hingga pukul satu dini hari, jadi mengapa tidak? Meskipun memang terdengar aneh sebuah tempat belanja dan wisata buka dari pukul 13.00 s.d. 01.00. Mungkin ada sedikit konsep pasar malam di sini. Lanjutkan membaca “Mengunjungi XT Square”

Kembali untuk Pergi

Sudah lama sekali saya tidak menulis di sini, dan memang kebetulan banyak sekali yang terjadi – termasuk notebook saya yang mesti rawat inap selama beberapa minggu karena memang sudah jadwal rutinnya untuk masuk bengkel. Untung saja kualitas servisnya memuaskan, jika tidak pasti bakal kecewa sudah berpisah sekian lama.

Nah, saya cuma mau “nongol” sebentar saja, karena masih cukup sibuk mengurus perpindahan ke Tuban akhir bulan ini. Tampaknya batal di Banyuwangi. Jadi dari tadi siang sudah mengirim barang dan kendaraan via Elteha, karena sementara itu yang paling murah biaya pengiriman yang saya tahu untuk area angkut Yogyakarta – Tuban. Lanjutkan membaca “Kembali untuk Pergi”

Menangkan 7 Hari di Surga Dunia Bersama Avast!

Untuk merayakan diluncurkannya avast! 7, maka avast! software memberikan penggunanya dan seorang teman untuk menikmati surga ke tujuh. Orang yang beruntung menebak jumlah pengguna aktif avast! – dan mendaftar pada halaman Facebook avast! – akan memenangkan semua liburan eksklusif selama 7 hari untuk dua orang di mana pun yang dia inginkan di muka bumi ini.

CEO Avast Software, Vince Steckler berkata, “Avast adalah tentang kebebasan dan pilihan pengguna, jadi pemenang kami dapat memilih surganya sendiri di muka bumi ini.” Ini berarti Anda dapat menghabiskan suatu tempat berdua di muka bumi yang Anda inginkan selama 7 hari. Lanjutkan membaca “Menangkan 7 Hari di Surga Dunia Bersama Avast!”

Yang Terwarisi Yang Dicintai

Tidak menyangka memang saya kembali lebih awal ke Jogja, dan ternyata di Jogja hujan sudah mengguyur, namun entah mengapa setelah kedatangan saya tampaknya hujan masih enggan datang kembali. Dan kini Jogja masih tetap panas seperti biasanya, dalam artian sebagaimana bulan-bulan sebelumnya.

Saya sempat menengok Jogja Java Carnival semalam dengan semaraknya, yah lumayanlah meski saya tidak begitu menyukai keramaian. Setidaknya acara tersebut bisa menggugah kesadaran kita akan warisan budaya nusantara. Dan ingat mengetahui tidaklah sama dengan menyadari akan kebudayaan itu sendiri, hal yang sama seperti mengenal pasangan anda tidaklah sama dengan mencintainya.

Lanjutkan membaca “Yang Terwarisi Yang Dicintai”