Menyaksikan Pertunjukan Sendratari Ramayana di Prambanan

Akhir pekan yang lalu, saya dan istri menyempatkan sedikit waktu untuk menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana di Panggung Terbuka Trimurti Prambanan. Sudah lama sebenarnya kami ingin menyaksikan pertunjukan ini, namun baru kali ini bisa terwujud.

Area Candi Prambanan dari tempat kami tinggal kami, sekitar 30 – 45 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sebelumnya kami sudah memesan tiket daring dari salah satu penyedia jasa wisata lokal, sehingga di sana kami hanya tinggal mengganti dengan tiket sebelum masuk ke area penonton.

 

Lanjutkan membaca “Menyaksikan Pertunjukan Sendratari Ramayana di Prambanan”

Servis Laptop Dell di Jogja

Lebih dari sepekan yang lalu, laptop baru saya, Dell Inspiron 7460 mengalami masalah kegagalan baterai. Saya tidak tahu bagaimana ini bisa terjadi, namun pada awalnya laptop mulai menunjukkan bahwa baterai tidak bisa diisi, kemudian baterai tidak ditemukan (walau masih bisa digunakan) dan dalam beberapa hari menjadi baterai sama sekali ‘lenyap’.

Karena notebook ini baru saja hanya saya pegang sebulan sejak tiba di tangan saya, maka saya membawanya ke pusat servis resmi Dell di Jogja (Jl. Kol. Sugiyono No.63, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta). Tidak sulit menemukan tempat servis ini karena bersebelahan dengan kantor tempo, dan tidak jauh dari RS Pratama yang baru-baru ini mulai beroperasi. Lanjutkan membaca “Servis Laptop Dell di Jogja”

Khitanan Massal di Balai Desa Pleret

Kemarin (12/07/2016), diadakan acara khitanan massal di Balai Desa Pleret. Panitia penyelenggara berasal dari pelbagai perangkat desa yang berada di wilayah Kecamatan Pleret Bantul. Saya sempat sekitar dua kali menghadiri pertemuan dalam rangka mempersiapkan acara ini sebagai perwakilan dari instansi saya.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan menggunakan kirab, dan peserta khitan yang merupakan anak-anak dari kalangan warga kurang mampu yang berjumlah tiga puluh anak diarak di atas andong/dokar dari Balai Kecamatan Pleret menuju pendopo Desa Pleret tempat acara diadakan.

Lanjutkan membaca “Khitanan Massal di Balai Desa Pleret”

Jaringan 4G Indosat di Bantul?

Sampai saya menulis ini, sepertinya memang tidak tersedia jaringan 4G Indosat di Bantul. Dan di Yogyakarta sendiri setelah saya melihat coverage area yang ditawarkan Indosat, jaringan 4G LTE hanya mencakup wilayah sekitaran kampus UGM.

Ini adalah kesalahan saya terlambat menyadari, karena sistem paket yang ditawarkan oleh Indosat menyatakan bahwa jaringan 4G telah tersedia. Saya memindahkan kartu dari 3G ke 4G SIM CARD. Sayangnya, penawaran ini tidak disokong oleh jaringannya.

Lanjutkan membaca “Jaringan 4G Indosat di Bantul?”

Migrasi ke Jaringan 4G LTE

Sejak Indosat Ooredoo hadir di Yogyakarta, saya sebenarnya sudah ingin migrasi ke jaringan 4G LTE. Apalagi Samsung Galaxy Note 2 yang saya pegang sejak 3 tahun yang lalu memang sudah mendukung 4G LTE. Mengapa saya baru sekarang beralih? Mungkin jawabannya, karena setiap kali saya memasuki kawasan kota Jogja, di beberapa titik saya merasa jaringan 3G/H+ dari Indosat Ooredoo sering mengalami ‘kemacetan’ sehingga memaksa saya beralih ke jaringan 2G/GRPS/EDGE untuk bisa terhubung dengan Internet.

Lanjutkan membaca “Migrasi ke Jaringan 4G LTE”

Melepas Penat di Hutan Pinus Mangunan

Akhir pekan yang lalu, kami melakukan ekowisata ke Hutan Pinus Mangunan, yang berlokasi di Desa Munthuk, Mangunan, Dlingo, Bantul. Memang belakangan ini Bantul terasa penat, sejak berakhirnya peralihan dari musim penghujan, matahari semakin mengganas di langit Utara, oleh karena itu tempat sejuk untuk menghilangkan penat tentu saja adalah daerah perbukitan yang kaya dengan kanopi alaminya. Hutan Pinus Mangunan menjadi target yang tidak terelakkan untuk dipinang. Lanjutkan membaca “Melepas Penat di Hutan Pinus Mangunan”

Jogja Hujan Debu Lagi

image

Menyalakan alarm bangun pagi, tapi di luar malah masih gelap. Bertanya-tanya apa alarm yang keliru. Ternyata tanah, bangunan di luar sudah diselimuti abu (vulkanik), dan masih terus turun.

Jogja hujan debu vulkanik lagi. Apa Merapi meletus lagi?

Padahal hari ini mau penilaian dari provinsi setelah dua hari belakangan pekerjaan bertambah hingga lembur sampai larut malam.

Mengikuti Pelatihan GELS

Sabtu kemarin saya baru mengikuti ujian GELS dari pelatihan yang diadakan selama seminggu. GELS adalah pelatihan kegawatdaruratan umum dan dukungan hidup yang bisa diterapkan di lapangan ataupun di rumah sakit. Pelatihan ini termasuk umum, tidak spesifik seperti ATLS  atau ACLS.

Mengapa dokter ikut lagi dalam pelatihan seperti ini? Bukankah dokter sudah seharusnya memiliki kemampuan penanganan kegawatdaruratan ketika bekerja di UGD baik rumah sakit maupun puskesmas? Ya, memang dokter memiliki kemampuan itu, tapi berjalan seiringnya waktu, ketika tidak sering digunakan, kemampuan ini bisa menumpul dan tidak memiliki teknik yang terbaru. Lanjutkan membaca “Mengikuti Pelatihan GELS”

Jadi Pembicara Dadakan

Awal pekan yang lalu saya menerima tawaran menjadi pembicara dalam sebuah acara bincang-bincang seputar kesehatan, donor darah dan religi yang diadakan oleh adik-adik dari KMHD UGM. Setelah saya pastikan tidak ada jadwal lain yang berbenturan, maka saya pun menyanggupinya. Materi yang saya bagikan mengambil judul, “Donor Darah dalam Pandangan Hindu”, saya usahakan berada dalam tema yang bisa diterima oleh umum.

Jika saya mengingat kembali – zaman mahasiswa tempo dulu, saya mungkin akan menolak tawaran seperti ini. Tapi ketika saya merasa sudah tidak lagi memiliki “kemewahan” seorang mahasiswa, maka saya memilih melawan kemalasan saya untuk tetap bisa berbagi dari sedikit yang saya miliki. Saya sendiri heran, kok bisanya saya duduk tenang di kursi pembicara, padahal narasumber lainnya adalah dosen saya sendiri, seorang guru besar di bidang kedokteran dan obat-obatan herbal. Lanjutkan membaca “Jadi Pembicara Dadakan”