Film Ready Player One

Akhir pekan karena malas pergi ke bioskop, akhirnya memilih menikmati film layar lebar di layar kaca melalui penyewaan di Google Play Film. Kali ini pilihannya adalah film “Ready Player One” – pilihan yang tepat bagi mantan gamer pemula. Saya tertarik dengan film ini karena melirik pratayangnya yang keren.

Dengan iklan mengenai persaingan dalam dunia permainan video, membuat saya benar-benar penasaran dengan film yang satu ini.

Ready Player One - New Official Poster

Continue reading →

Iklan

Film Assassin’s Creed

Film Assassin’s Creed adalah film yang saya tonton saat tahun baru kemarin di sinema. Awalnya hendak menonton Rogue One (Star Wars), namun yang ada ternyata hanya pada jam di mana kami tidak menonton bersama. Akhirnya, jadilah film yang dibintangi oleh Michael Fassbender yang kami tonton. Continue reading →

Patema Inverted

Film ini menculik perhatian saya karena saya dengar disutradarai oleh peracik Time of Eve, dan tema serupa dengan Upside Down – walau tidak tahu mana yang pasti duluan karena ceritanya sangat berbeda. Dan tidak sia-sia menantikannya rilis edisi sinema bulan Mei tahun ini, karena tidak mengecewakan.

Patema Inverted yang serinya dimulai sejak tahun 2012 ini mengambil cukup banyak perhatian. Sakasama no Patema ini memiliki citarasa yang serupa dengan Eve no Jikan, terutama bagi penggemar romantisme yang transedental. Misteri yang dibalut misteri, dan emosi yang diracik dengan emosi. Continue reading →

Nerawareta Gakuen

Berdasarkan novel lama yang dipublikasikan tahun 1973, sekitar 40 tahun yang lalu, kisah fiksi ilmiah ini kini diangkat ke sebuah film animasi misteri yang romantis. Nerawareta Gakuen, saya sendiri tidak pernah memegang novelnya, namun karena berkali-kali didaur-ulang sebagai tayangan layar kaca, saya kira pastinya ada sesuatu yang menarik sehingga kemudian dirilis ke dalam film animasi dua tahun yang lalu.

Saya beruntung mendapatkan kualitas yang cukup baik untuk animasi ini. Dan awal-awal menyaksikannya, saya kira cukup membuat saya larut sebelum saya memahami mengapa banyak ulasan menarik tentang anime yang berdurasi 110 menit ini. Continue reading →

Elysium – Gambaran Jurang Sosial

Elysium keluaran TriStar Pictures berkisah tentang dunia masa depan, ketika bumi sudah tidak bisa dihuni secara layak lagi, masyarakat kaya membangun kehidupan mewahnya di sebuah stasiun luar angkasa dengan ekosistem yang menyerupai bumi. Golongan kelas atas adalah pemilik modal yang hidup mewah, sementara yang tertinggal di bumi adalah golongan miskin dan pekerja kasar, yang bahkan tidak memiliki cukup akses kesehatan.

Kesan saya pada film ini seperti menonton District 9, mungkin karena sutradaranya memang sama. Tapi sejujurnya saya tidak penggunaan latar seperti ini bukan sesuatu yang saya suka, karena membuat sakit kepala saat menontonnya di layar lebar. Mungkin saya salah menonton film, yang saya pikir lebih mirip seperti Oblivion. Continue reading →

Eden of the East

Berjudul asli di negerinya sebagai Higashi no Eden, ini adalah salah serial anime yang paling ditunggu pada masanya. Akhir pekan yang lalu, dan akhir pekan sebelumnya – saya menghabiskan waktu menyaksikan serial ini, termasuk dua film teatrikalnya “The King of Eden” dan “Paradise Lost”.

Menyaksikan Eden of the East serasa menonton Bourne Identity, hanya saja dengan latar cerita yang jauh lebih kompleks, dan lebih banyak unsur petualangan dan romansanya. Cerita yang sesungguhnya mungkin sederhana, namun imajinasi dan penekanan alur cerita yang tidak biasa membuatnya tampak menarik dalam kompleksitasnya. Continue reading →

Beyond the Clouds, the Promised Place

Sebuah film animasi karya Makoto Shinkai dengan judul asli “Kumo no Muk?, Yakusoku no Basho” atau yang lebih terkenal sebagai The Place Promised in Our Early Days. Film ini saya kenal dari sebuah CD Audio yang merupakan original soundtrack-nya, yang saya dapatkan beberapa tahun lalu, yang seketika itu membuat saya jatuh cinta pada permainan biola di dalamnya. Sayangnya, karena perawatan yang kurang baik, CD Audio tersebut rusak.

Film ini dirilis semasa dengan film animasi Howl’s Moving Castle, dan merupakan salah satu film animasi favorit saya. Hmm…, mungkin juga karena Makoto Shinkai merupakan salah satu sutradara film animasi yang paling berbakat yang pernah menuangkan karyanya.

Continue reading →